SEDIKIT BELAJAR TENTANG CINTA





 Salam..


 " Indah cinta pabila mampu dirasa, oleh panca indra atau indra yang kasat mata,"


 Alangkah indah jika cinta menghampiri kita, dimulai dari pandangan mata yang sederhana bahkan tak disengaja. Lalu perlahan menggumpal dalam ingatan, mengawang-awang dalam khayal pagi dan petang, hingga berlabuh dalam sanubari terdalam.

Namun pabila cinta tak berbalas, tak bersambut atau bersaut, atau bahkan tercampakkan, apakah Cinta masih berdiri pada hakekatnya?

Ya, Cinta akan selalu menjadi Cinta. Dalam peluh, dalam keluh, dalam perih atau pedih, dalam sunyi, dalam gelap, dalam diam.

Apa hakekatnya Cinta?

Hakekat Cinta terletak pada Sang Maha Cinta, terlihat dalam Sifat, terasa dalam Gerak, dalam Rahasia, dalam Anugerah, dalam Hikmah. Jika ingin memahami Hakekat Cinta, maka kenalilah Sang Maha Cinta.

Bagaimana jika kecewa karena Cinta?

Tidak ada kecewa karena cinta, yang ada kecewa pada yang dicinta. Cinta akan selalu membawa kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, kenyamanan, kehangatan, keamanan, keikhlasan. Saat Cinta digantungkan pada Makhluk atau Benda, tak ayal duka mampu muncul, atau sedih, perih bahkan kecewa pun memungkinkan turut serta. Karena Makhluk apalagi Benda adalah Ciptaan (tidak sempurna).

Kemana Menggantungkan Cinta?

Tentu kepada Sang Maha Cinta. Karena Dia Maha Sempurna.

Bagaimana cara Menggantungkan Cinta kepada Sang Maha Cinta?

Pertama kita harus mengenal siapa itu Sang Maha Cinta, Dia lah Tuhan Semesta Alam, ALLAH SWT. Kenali Sifat-Nya, kenali Cara-Nya mencintai, mengasihi, menjaga, melindungi, menghidupi makhluk. Pelajari rahasia-rahasia-Nya dalam mengatur hidup dan kehidupan. 

Mengenai cara, manusia memiliki berbagai karakter dan perbedaan, dalam pemahaman, kebudayaan, kebiasaan, pola pikir, sosial, dan lingkungan hidup. Maka dari itu, ada beragam cara untuk mengenal Sang Maha Cinta, temukan cara termudah untuk mengenal-Nya, coba lihat pada diri atau alam sekitar kita, pada hembusan angin, rumput, atau rintik hujan, hingga kita dapat menggantungkan Cinta kita kepada-Nya, dan Itu pula menjadi salah satu bentuk dari Cinta-Nya kepada makhluk.

Sedikit gambaran yang mungkin dapat membuka pemahaman kita.

Kita pasti pernah mencintai seseorang, kita berjuang, bertahan, bahkan berkorban demi orang yang kita cintai. Namun bagaimana jika cinta kita tak berbalas? Maka Ingatlah Sang Maha Cinta, mungkin itu adalah cara-Nya untuk mendekatkan kita kembali kepada-Nya. Dan sungguh Dia Yang Maha Cinta hendak merealisasikan cinta-Nya kepada kita dari sebab kejadian tersebut, agar apa?

Dia ingin agar kita menjadi orang yang lebih sabar, lebih pemaaf, lebih lapang dada. Oleh karena kita pernah merasakan kecewa, maka Dia ingin agar kita menjaga hati dan sikap kita agar tidak mengecewakan, terlebih bagi orang yang mencintai kita, hingga kita menjadi lebih bijak, pengertian dan lebih Ikhlas. Alhasil, dia yang kita cinta, yang kita merasa beruntung jika dapat mendapatkan balasan cintanya, justru akan berbalik. Maksudnya?

Jika kita berhasil memahami Cinta dari Sang Maha Cinta tersebut, dan kita mampu menggantungkan cinta kita kepada-Nya karena kita sadar hanya Dia tempat Bergantung, maka beruntunglah dia yang mendapatkan cinta kita, karena cinta kita akan mengarahkan kekasih kita untuk menggantungkan cintanya pula kepada-Nya.

Dan yang terpenting, kita tidak akan pernah merasa kecewa. Beruntung jika yang kita cinta membalas cinta kita atas Izin-Nya, namun sama beruntungnya jika yang kita cinta tak membalas cinta kita, karena kita akan merasa yakin bahwa Sang Maha Cinta tengah menyiapkan orang yang Dia cinta untuk disandingkan dengan kita dalam Halal, dalam Ridho-Nya.


" Karena Cinta akan tetap menjadi cinta apabila digantungkan kepada Sang Maha Cinta, kapanpun, dimanapun, dan dalam keadaan apapun. "





Comments

Popular posts from this blog

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.2

Rahasia Dibalik Fungsi Pintu

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.1