MIMPI,
Aku terlahir bukan tanpa cela,
Dalam nikmatnya kehidupan yang tak banyak orang mau,
Aku hidup didalamnya,
Berjalan diantara kerikil dan duri semak belukar
Kaki yang tergores atau tangan yang berdarah,
Bukanlah hal baru bagiku,
Merintih,
Menangis,
Rasanya tak lagi menjadi pilihan,
Akupun tak memiliki dendam
Segala apa yang kurasa disini
Bagai lelucon yang takkan habis aku nikmati,
Tuhan..
Kau telah sering menguji ku,
Dan aku tahu Kasih-Mu lebih besar,
Dan diantara sinisnya dunia memandang
Aku akan tetap melangkahkan kaki
Meyakini apa yang aku tuju,
Dengan terus berpegang kepada-Mu,
Karena Kau tahu
Takkan habis harap ku pada-Mu,
Mimpi ini takkan hanya menjadi angan,
Mimpi ini takkan hanya menjadi sebuah kata,
Karena selalu ada Do'a dalam setiap langkahnya,
Dan karena aku tahu,
Engkau memberikan kami semua kesempatan yang sama.

Comments
Post a Comment