SEDIKIT BERCERITA TENTANG PERSAHABATAN
" Sahabat adalah mereka yang mampu menyempitkan dunia dengan kehangatan dan empati, meski dalam keadaan yang mudah, sulit, bahagia, atau menyedihkan sekalipun. "
Sebelumnya saya mohon maaf karena Abang Tukang Cimol lagi gak bisa curhat di blog Pena ini, katanya dia lagi ke Jepang nyari resep cimol yang terbaru, dia titip salam aja sama orang yang request tulisan ini. Alhasil saya yang menggantikannya untuk sementara, meskipun saya masih magang disini, semoga pemirsah gak ngamuk ya sama apa yang saya tulis. :)
Persahabatan, bicara soal persahabatan satu hal yang langsung terbersit di benak kita adalah "KEBAHAGIAAN", yap memang sahabat adalah salahsatu sumber kebahagiaan di bumi ini. Saat masalah datang menghampiri kita pasti sahabat menjadi salahsatu tumpuan kita untuk berbagi peluh dan keluh, menumpahkan asa yang tak semua orang layak mendengarnya, namun kita percaya bahwa sahabat mampu menjaga dan menenangkan kita meski tak ada kata yang mereka ucap.
Begitupun saat bahagia, setiap momen bahagia akan menjadi semakin bahagia jika kita lewati bersama sahabat. Tak hanya itu, bahkan banyak momen atau hal-hal yang biasa dan sederhana menjadi begitu spesial dan menakjubkan hingga mengundang gelak tawa yang melekat erat dalam kotak memori kebahagiaan kita.
Namun meski begitu, kita haruslah bijak dalam menyikapi persahabatan. Ingat, sahabat bukanlah sebuah media. Sahabat adalah dia yang sama seperti kita, yang membutuhkan perhatian, pengertian, waktu, nasehat, kenyamanan, kebahagiaan dari seorang sahabat.
Kita juga harus memberi seperti sebagaimana kita ingin menerima, memahami selayaknya kita ingin dipahami. Dan disaat kita menjadi seorang sahabat ingatlah satu hal, "sahabat kita tak datang disaat butuh dengan kita, tetapi dia datang karena benar-benar butuh dengan kita".
Dalam hidup setiap orang menjalani kehidupan yang berbeda-beda bahkan meski dalam suatu masalah yang sama, dan tak jarang perlu orang baru yang mungkin lebih memahami keadaan tersebut untuk mendapatkan solusi dan memenuhi sifat manusia kita yang biasa disebut sebagai makhluk sosial.
Begitupun dengan kita dan sahabat-sahabat kita, bukan halangan saat orang baru muncul dalam kehidupan sahabat-sahabat kita. Mungkin masih banyak hal yang belum kita mengerti yang cukup sampai disitu fungsi kita. Karena seorang sahabat pasti tak akan mau membebankan sahabatnya diluar kemampuannya.
Dan itu semua tak perlu menjadi jarak diantara kita dengan sahabat-sahabat kita, apalagi menjadi sebuah awal perpisahan. Justru menjadi momen dimana kita semakin memperluas persahabatan kita dengan mengenal sahabat dari sahabat kita.
"Tak perlu menggambarkan sebuah persahabatan, karena kamu tidak akan mengerti bentuknya. Cukup rasakan dan nikmati momen-momennya saja."
Seorang sahabat akan tetap menjadi sahabat kapanpun dan dimanapun mereka berada, meski terhalang jarak dan waktu, meski terhalang rutinitas dan kehidupan. Mereka akan selalu ada karena mengerti kapan saat-saat mereka dibutuhkan.
"Hidup bersahabat tidak harus bagaimana agar selalu bersama dalam setiap kesempatan, tapi bagaimana agar selalu bersama meski berbeda tempat dan waktu."
Semoga apa yang saya tulis mampu mempererat persahabatan kita dengan penuh pengertian dan kehangatan kasih sayang serta empati.
Salam dari anak magang :)

Comments
Post a Comment