Fenomena Tahun Baru



 Salam sejahtera dan semoga Otak kita lagi ga pada lempeng, soalnya kalo lo waras mungkin bakal kesulitan baca curhatan ini.

 Yaps.. Tahun baru, sebenernya ga baru-baru banget si ya, karna setiap tahun pasti ada yang namanya Perayaan Tahun Baru, jadi lo lo yang suka pada sibuk dan ribet buat mempersiapkan segala kesibukan di hari yang cuma sehari itu menurut gue ga keren-keren banget ya.

 Belakangan ini hampir setiap ada sesuatu (perayaan dan semacamnya) sontak penduduk dunia kaya orang kebakaran jenggot (yang ngga punya jenggot kumis juga bisa), semuanya tiba-tiba pada ribet gitu, pada sok perhatian, pada sok nyeramahin, pada sok mengkritik, padahal kan belum tentu 'mereka-mereka' se'Keren' itu sampe berani melakukan hal itu bahkan di media sosial yang semua orang bisa tahu dan baca.

 Ga luput juga pada Perayaan Tahun Baru kali ini, Pro dan Kontra kembali muncul. Kalo dari kacamata Gue, setiap sesuatu itu pasti selalu ada sisi Positif dan Negatif nya. Sisi Positif dari Perayaan Tahun Baru menurut gue adalah Tanggal Merah (cuma itu).

 Nah ini nih yang seru, sisi Negatif nya, apa kita bongkar aja sama-sama aib kita? Kesalahan kita? Yang emang Dengan Sadar kita lakukan? Hahaha... gue rasa si ga perlu ya, kita inget aja masing-masing.

 Masalah Pro dan Kontra yang beredar, Gue mau bahas beberapa. Pertama masalah saudara-saudara Gue (Umat Muslim) yang ngingetin kalau ga baik untuk ikut merayakan Tahun Baru yang bukan Tahun Baru Islam. Dimana Tahun Baru itu, atau ini nih yang tiap tanggal 1 januari, biasanya diisi dengan berbagai macam ke Sia-siaan sementara dalam Islam itu tidak baik, belum lagi masalah maksiatnya dan lain sebagainya, apalagi kalau kita tengok manusia-manusia lain yang dalam krisis Ekonomi dan Kebebasan, Para Korban Perang.

 Usut punya usut, ternyata jaman dahulu perayaan semacam ini udah ada, cuma saat Islam masuk, diperbaikilah semua, di hapus dan diganti dengan hari raya yang lebih Mulia, yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Tuh.. orang Islam kudu tau, Islam itu Visioner, cuma Orang-orang nya aja yang Pada Mau di Jadul-jadulin, pada seneng malah. Kayaknya pada seneng banget gitu kalo semakin di Jadul-jadulin (red.jahiliah).

 Kedua, masalah mereka yang Non Muslim yang Pro, atau mungkin ada juga yang Kontra. Ya itumah masalah ente... yang bener udah di terangin, kabar gembira udah di sampein, peringatan udah di buktiin. Sok tinggal pilih sendiri.

 Nah.. yang jadi masalah ini, Muslim yang marah ketika diingetin sama Saudaranya tentang kebaikan! Ngaco kan? Keren ya? Gila kali, duhhh... jamann. Solusinya ente fikirin sendiri dah..

 Kesimpulannya, Apa yang Baik itu baik, apa yang Benar itu benar, begitu sebaliknya. Namun perlu diingat, Kebenaran dan Kebaikan yang Hakiki hanya milik Tuhan Semesta Alam, Allah SWT. Kita manusia jangan ngelewatin batas ah... emang kita keren banget apa, kita cuma dikasi kemampuan memperingatkan, mengabarkan, ingat mengingatkan, menyampaikan. Perihal menentukan Benar dan Salah bukan Hak kita sebagai makhluk.

 Di hari apapun, Momen apapun, kalau kita punya kesempatan berbuat baik, ya lakuin. ga perlu nunggu tanggal merah, walau mungkin tanggal merah menjadi salah satu momen yang menurut kita baik. Cuma sayang aja, setahun 365 hari, dalam setahun tanggal merah paling berapa si, sayang..

 Okeh ya, udah dulu, Abang nya mau ke SD dulu, Wassalam..



Comments

Popular posts from this blog

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.2

Rahasia Dibalik Fungsi Pintu

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.1