Rindu Yang Mendalam,

Hmh..
Rinduku mulai tak terbatas waktu,
Saat senja, terik, hingga purnama tiba,
Tak habis anganku tentang mu,

Sepi-sepi yang menemani,
Semakin tenggelamkan aku kedalam buaian,
Berdua bersamamu,
Dalam sunyi lamunan,

Tak pernah mampu aku berpaling,
Saat aku menoleh ke kiri, kanan, depan ataupun belakang,
Selalu wajahmu yang nampak,

Senyum sederhanamu yang khas,
Tak henti gelisahkan malam ku,
Tak mampu tergambarkan,
Hanya untaian sajak yang mungkin mampu mewakili
Betapa istimewanya dirimu,

Kau angan termanis yang pernah menggores hati,
Masih menjadi yang termanis,
Karna hingga kini tak pernah hati ini tersakiti,

Terbukti hanya dengan satu senyumanmu jiwaku luluh,
Meski berbulan-bulan kucoba menafikkan,
Meski ku bakar semua yang ku ingat,

Atau saat ku ulang kembali memory yang pernah hancurkan hati ini,
Aku tak berdaya,
Aku tak pandai berdusta,

Terlebih saat hati ini berkata,
'Tak perlulah menjadi seorang munafik, akui saja'
Ingin ku lebur hatiku agar mati rasa,

Aku tak pandai berdusta,
Aku tak pandai berdusta,

Rindu ini semakin menjadi,
Bahkan saat ku tampik ia justru semakin bergemuruh,
Tak bisa ku cekal,
Meski tak seirama dengan akal.

Comments

Popular posts from this blog

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.2

Rahasia Dibalik Fungsi Pintu

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.1