Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.1
Bicara soal keindahan Dunia, maka ga akan pernah bisa habis untuk di bahas, dari ujung barat hingga timur, dari utara hingga selatan, selalu ada hal yang membuat Mata kita takjub dan terpana akan keindahan dunia.
Sebagaimana yang kita tahu bahwa nge'Trip' bukan lagi menjadi hal yang spesial, menjadi sesuatu yang sangat umum bahkan menjadi hobi dan gaya hidup.
Kita semua pasti pernah dengar dengan istilah " MY TRIP MY ADVENTURE ". Sebelumnya salam Hormat untuk para Traveler 'Sejati' I'm Proud of You, namun yang ingin saya bahas bukanlah mereka, dan ini bukan antara Baik dan Buruk, Benar atau Salah.
"MY TRIP MY ADVENTURE" secara sederhana dapat diartikan sebagai "Perjalanan saya Petualangan saya" bagi anda yang bukan 'Alay' pasti mengerti bahwa ada unsur Idealisme dari kalimat ini.
Namun pada sebagian besar Prakteknya, nge-Trip dijadikan sebagai ajang Pamer dan pemuas keinginan belaka ("gue pernah kesana loh, lo gimana?".. kurang lebih seperti itu). Yang akhirnya menimbulkan sisi negatif yang lebih besar (seperti yang telah sama-sama kita tahu), dan yang pasti Menghilangkan Kenikmatan dari nge-Trip itu sendiri.
Namun dampak yang lebih buruknya adalah berubahnya Mindset dan Pola Hidup, ya memang ga langsung disadari, dimana dahulu setiap bulannya mungkin sebagian orang membagikan hasil keringatnya untuk beberapa keperluan dari yang pokok hingga lainnya, namun karna biaya nge-Trip tidak Murah, dan nge-Trip itu menjadi sesuatu yang 'Keren', maka harus lebih ekstra menabung bagi yang penghasilannya standar, bahkan bisa mencapai waktu lebih dari sebulan. Dan itu untuk satu tujuan perjalanan.
Lanjut ni??haha...
Dari situ kita bisa rinci kan beberapa kelanjutannya;
.
- keperluan lain menjadi tertunda bahkan terlupa
- kita akan selalu ingin ketika seseorang meng upload tempat yang belum kita kunjungi.
- mengunjungi tempat-tempat tersebut menjadi terasa wajib.
- yang parah kalau niatnya salah, menghabiskan biaya berbulan-bulan hanya untuk dua atau tiga hari, atau seminggu. ( Pasti dalam benak kita menjadi berlebihan jika mengatakan hal itu, tapi ingat kalau niatnya salah, apalagi kalau hanya untuk dibilang Update, atau keren, atau anak traveler, atau atau lah.. haha)
Sekali lagi ini bukan soal Benar atau Salah, jika kita senang dengan dunia Traveler, maka akan lebih baik jika kita juga bisa lebih bijak dalam menyikapinya. Misalkan saya sarankan anda mencoba mendahulukan kebutuhan-kebutuhan pokok anda untuk tiga bulan saja dahulu, ya untuk diri anda (termasuk tabungan masa depan), orang tua, sanak famili, mungkin dalam waktu tiga bulan itu anda tidak dapat jalan-jalan ke tempat yang jauh karna uang anda telah terbagi.
Kenapa saya tidak menuliskan Dampak Positif dari nge-Trip, kita semua pasti sudah tahu. Namun umumnya alasan orang-orang yang senang dengan nge-Trip adalah ingin menikmati keindahan alam.
Tapi menurut saya, pasti kita semua sadar bahwa Tuhan menciptakan Dunia dan Isinya dengan ragam keindahan. Dimulai dari hewan-hewan kecil, daun, rumput, awan dan seterusnya. Kalau alasannya 'Menikmati Keindahan Alam', maka kenapa tidak kita ganti saja menjadi 'Menikmati Keindahan Ciptaan Tuhan?' dan sama sekali tidak mebutuhkan biaya besar untuk itu, bahkan gratis. Bisa sambil nge'teh bersama keluarga di pagi atau sore hari, bisa dalam rintik hujan, atau semilir angin dikala mendung.
Lantas karena maraknya fenomena "MY TRIP MY ADVENTURE" ada slogan yang menggelitik namun penuh makna untuk saya yaitu "MY SLEEP MY ADVENTURE" nanti kita bahas di artikel selanjutnya.
Lebih cepat Lanjut di sini,

Suka banget sama artikel ini, dimana pada intinya kepuasan batin tidak akan ada habisnya jika tidak ada rasa syukur, dan rasa syukur dapat dirasakan dimanapun dan kapanpun tanpa perlu memaksa suatu kehendak yg mengarah negatif.
ReplyDeleteThanks for article,
I'm proud of you Arief Hidayatullah.
Masyaallah.. penjabarannya menakjubkan, bener itu maksudnya..
DeleteThanks Tika Rafiqah, ditunggu pendapatnya lagi, kripik dan selai siap saya terima..