Mawar Ku,

Kutemukan engkau,
Sang mawar yang bersembunyi dibalik rerimbunan,
Dengan kelopak yang sedikit lusuh,
Terberai kerasnya alam,

Kau ku gali, ku angkat perlahan,
Tersayat hati saat ku ketahui satu tangkai mu telah patah,
Namun kau tetap bertahan,
Teguh menumbuhkan pucuk-pucuk baru keindahan,

Aku terkagum,
Aku bungkam,

Hari ke hari ku perhatikan engkau,
Terus tumbuh, rimbun berkembang,
Aku malu menatapmu,
Namun kau malah semakin menebarkan semerbak aroma wewangian,

Ku lihat bekas luka di tangkai itu semakin menghilang,
Hatiku takjub dibuatnya,
Untungnya kau tak tahu,
Bahwa aku mengagumimu dalam diam,

Hanya menatap,
Atau sesekali menyapa dalam kejauhan..
Lucunya, meski ku tak tahu apakah kau mengerti,
Aku tetap melakukannya berulang,

Engkau sang mawar,
Mawar yang mengagumkan,

Kini ku yakin lukamu telah seutuhnya sembuh,
Pucuk-pucuk daun tumbuh semakin rimbun,
Kelopak-kelopak itu bermekaran begitu indahnya,

Maka kini aku mengerti,
Kau sudah tak layak lagi tumbuh di halaman ku yang kumuh,
Melainkan di vas cantik yang akan menyempurnakan keindahan mu,
Menyatu dengan harumnya wangi mu,

Aku mengerti,
Sudah selayaknya kau disana,
Di vas cantik itu,
Meski ku sadar bahwa aku tak memilikinya.



Comments

Popular posts from this blog

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.2

Rahasia Dibalik Fungsi Pintu

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.1