Membekali Diri Untuk Menghadapi 'HUMOR' Para Pemecah Bangsa
" Bagusnya dunia itu ketika pisah antara bagus dan jelek, sebaliknya jeleknya dunia itu ketika campur antara bagus dan jelek. "
( KH . Maemun Zubair)
Assalammualaikum,
Sebuah petuah sederhana dari seorang guru mulia, KH Maemun Zubair yang saya temukan dari sebuah artikel yang bercerita tentang nasihat-nasihat bijak beliau.
Akhir-akhir ini masyarakat sedang gencar-gencarnya dijejali oleh berbagai 'Humor' yang mengarahkan masyarakat kepada kebimbangan batin, dan keragu-raguan dalam berakidah dan berpedoman.
Masyarakat perlahan mulai dikaburkan akan batasan antara baik dan buruk/ bagus dan jelek. Dengan memanfaatkan keterbatasan ilmu dan pengetahuan masyarakat pada umumnya, perlahan tujuan inipun mulai nyata terrealisasikan.
Alhasil pertentangan dan perdebatan pun bermunculan, masyarakat menjadi ber'kubu-kubu berdasarkan pemahaman dan keyakinan masing-masing dengan pedoman yang mereka pilih sesuai kebutuhan mereka, bukan sesuai kebenaran.
Dan kenapa saya sebut masalah ini sebagai 'Humor', karena perdebatan dan perpecahan inilah hiburan yang menjadi bahan tertawaan para dalang yang memang telah men'setting semua ini sejak awal. Dan kenapa settingan ini bisa berhasil, selain adanya beberapa aktor pendukung yang berperan sangat epik, juga karena ketidak mampuan masyarakat dalam memilih peran (dalam kata lain kurangnya pengetahuan).
Menghilangkan atau membuyarkan batasan antara baik dan buruk/ bagus dan jelek, adalah salah satu cara ter'CERDAS untuk memusnahkan masyarakat-masyarakat berkeyakinan (apapun keyakinannya). Karena pada dasarnya Keyakinan (Agama) adalah pedoman yang memperjelas tentang hal itu.
Oleh karena itu, kita harus kembali mengingat-ingat lagi batasan batasan antara Baik dan Buruk/ Bagus dan Jelek yang telah kita ketahui dari pembelajaran Beragama. Apabila lupa, maka alangkah bijaknya jika kita kembali mempelajarinya, selain belajar adalah memang kewajiban kita hingga akhir hayat.
Kedamaian adalah dambaan setiap makhluk, Kesatuan adalah dasar Negara Republik Indonesia, oleh karena itu, setiap rumor, isu, atau pemberitaan yang bersifat memecah belah atau mengganggu kesatuan negara kita, alangkah baiknya disikapi dengan bijak dan berdasarkan pengetahuan yang tepat.
Semoga kita tergolong manusia-manusia yang dilindungi oleh Tuhan Semesta Alam, Allah S.W.T, Amin.
Wassalammualaikum,
Comments
Post a Comment