Untukmu




Dahulu kita saling berseberangan,
Dahulu kita berbeda pendapat,
Namun kini kau mulai melihat ku,
Perlahan menggandeng tangan ku,

Kau bawa untaian-untaian bunga,
Dengan ucapan salam dan sejahtera,
Aku terharu,
Aku sangat tersentuh..

Aku rasa dirimu kini mulai sejalan dengan ku,
Bahkan tak hanya engkau,
Mereka pun mulai membuka pemikiran,
Benar ucapnya, kelak kami akan seperti buih di lautan,

Ucapan perduli dan sanjungan  menyebar ke segala arah,
Bergemuruh hingga ke jantung-jantung kota,
Menukil perih dari ploksok desa,
Aku tersentuh, aku terharu.. kini kau menjadi karib ku,

Namun jangan engkau terlalu dalam menyanjung ku,
Jangan..
Aku takut akan melayang hingga melambung tak tentu arah,
Aku takut lupa dimana dahulu aku berpijak,
Terlepas dari tali yang selama ini ku genggam,

Kau juga jangan terlalu sibuk denganku,
Karena aku takut tak mampu membagi waktuku dengan mereka,
Jangan lalaikan aku, namun ingatkan,
Ingatkan aku akan mereka yang menjadi korban keserakahan, yang kini menjadi saudaramu juga,

Kau tahu aku rentan, kau tahu ilmu dan akidah ku lemah,
Namun jangan pula engkau alihkan Empati ku,
Karena hanya itu yang aku punya untuk mereka,
Jangan sibukkan aku dengan Humor dunia maya,



Comments

Popular posts from this blog

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.2

Rahasia Dibalik Fungsi Pintu

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.1