Pesan Untuk Para Istri dan Suami





Hai Istri, apakah kau lihat kalung itu?
Kalung emas yang berhiaskan zamrud dan permata itu?
Alangkah indah jika itu menggantung di lehermu,

Kau lihat kendaraan mewah itu?
Dan rumah megah dengan taman-taman didalamnya?
Pasti sangat menyenangkan jika kau dapat menikmatinya,

Dengan kalung permata itu,
Tentu kau akan tampak lebih cantik,
Lebih anggun,

Dengan kendaraan dan rumah mewah itu,
Tentu kau akan selalu merasa bahagia,
Menikmati kenikmatan yang banyak orang tak punya,

Namun wahai Istri, kau tahu kadang semua tak sesuai harapan,
Tak sesuai impian dan angan-angan,
Tak sesuai kemampuan dan keadaan,

Maka bertawakal lah kepada Tuhan mu,
Sesungguhnya itu lebih baik bagimu,

Dan hai suami, bagaimana kabarmu?
Sudah tahukah kau perkara-perkara tentang istrimu?
Yang menyakiti dan membahagiakannya?

Lihatlah, Istrimu menyukai permata-permata itu,
Istrimu menyukai kendaraan dan rumah mewah itu,
Dan akan bersedih jika tak memilikinya,

Bukankah itu tanggung jawabmu? 
Bukankah sudah menjadi tanggung jawabmu untuk membahagiakannya?
Memenuhi segala kebutuhannya?

Namun wahai Suami,
Sesungguhnya ada yang lebih meresahkan hatiku,
Yang sepertinya tidak kau sadari, yang sesungguhnya menjadi tanggunganmu pula,

Mengapa kau biarkan Istrimu mencintai kecantikan rupa?
Mengapa kau biarkan dia menjadi pengagum Dunia?
Mengapa kau biarkan dia menjadi kufur akan pemberian-Nya?

Sebegitu tidak berdayanyakah dirimu?
Sebegitu tidak mampunyakah engkau?
Dimana makna Bismillah yang sering kau ucapkan?

Bukan tentang emas permata,
Bukan tentang kendaraan dan rumah mewah,
Bukan itu yang menentukan suksesnya rumahtanggamu,

Uang bisa dicari, Harta mampu dibeli,
Namun bila itu tak jua diberi,
Keikhlasanlah yang ditunggu Ilahi,

Kewajibanmu mengajarkan itu semua,
Kewajibanmu menuntun mereka,
Apa kau lupa bahwa surga dan neraka mereka ada dibahumu?

Tega kah engkau mengajak istri dan anakmu ke lubang neraka?
Berkumpul dengan para ahli kufur dan pengagum dunia?
Dilalap dengan bara dan api yang menyala-nyala?

Sadarlah wahai Suami, 
Harta mungkin membuat bahagia,
Namun Syukur menentramkan jiwa,

Jangan salahkan Istrimu bila tak mengerti,
Karena Kewajibanmu untuk mengajari,




Comments

Popular posts from this blog

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.2

Rahasia Dibalik Fungsi Pintu

Antara "MY TRIP MY ADVENTURE" dan "MY SLEEP MY ADVENTURE". bag.1